Senin, 07 April 2014

Daftar Peringkat PARPOL Terkorup Periode 2009 - 2014

Bismillah

Saudaraku sebangsa dan setanah air, nasib negeri kita tercinta dalam lim tahun kedepan akan ditentukan besok Rabu, 09 April 2014 dalam pemilihan legislatif (pileg) dan selanjutnya kita akan memilih pemimpin negeri ini. Krena begitu pentingnya maka sudah sebaiknya kita renungkan sedalam-dalamnya, kita fikirkan matang-matang, kita pertimbangkan seadil-adilnya baru kemudian kita putuskan kepada siapa suara kita amanahkan? sebagai pertimbangan berikut saya sajikan daftar rangking PARTAI TERKORUP di Indonesia Raya yang kita cintai ini. Postingan ini tidak bermaksud memihak atau mendiskreditkan parpol tertentu namun hanya sebagai bahan evaluasi demi kebaikan Indonesia Raya yang kita cintai. Selanjutnya terserah anda....... Monggooooo


Akun twitter @KPKwatch merilis laporan daftar parpol yang terjerat kasus korupsi sebagai bahan pertimbangan bagi masyarakat untuk menentukan pilihan pada pemilu April yang segera digelar.

Dari data yang dihimpun oleh @KPKwatch, seluruh parpol dilaporkan terlibat kasus korupsi. Tercatat peringkat pertama partai terkorup diduduki oleh partai berlambang Banteng yakni PDIP. Disusul urutan kedua oleh Partai Golkar. dan Partai Demokrat menduduki posisi partai terkorup urutan ke tiga. Sementara partai paling sedikit tersangkut kasus korupsi adalah PKS. Partai nomor urut tiga ini menduduki kasus korupsi paling buncit dengan jumlah 4 kasus sepanjang tahun 2009-2014.


Berikut rilis @KPKwatch yang disampaikan pada Rabu, 12 Maret 2014:

1. Pemberantasan korupsi itu tugas kita bersama, sampai akar2nya, jangan tebang pilih. #Rilis2

2. Kami menghargai semua pihak yg telah andil dalam pemberantasan korupsi, termasuk kita semua #Rilis2

3. Berikut kami sampaikan #Rilis2 terbaru KPKwatch dari berbagai sumber dan masukkan berbagai kawan aktifis antikorupsi.

4. Metode yg kami gunakan bukan survei, tapi pengumpulan ril data kasus dari berbagai sumber dan relawan anti korupsi. #Rilis2

5. Tingkat kepercayaan data yg kami dapat 98%, dengan metode ricek kasus, berita media dan sumber website penegak hukum. #Rilis2

6. Sangat mungkin data yg kami miliki masih belum lengkap dan terdapat kesalahan, sehingga kami membuka diri untuk di evaluasi. #Rilis2

7. Silahkan cek data yg kami publis untuk kita evaluasi bersama, jika ada penambahan dan pengurangan, akan kita update segera. #Rilis2

8. Karena bagi kami, data yg update dan benar menjadi tujuan kita bersama. #Rilis2

9. Kami mendapat rekap kasus2 korupsi dalam bentuk PDF, harus kami cek kembali kasus2 itu #Rilis2

10. Ini contoh isi rekap kumpulan kasus korupsi pejabat parlemen #Rilis2


11. Sumber data pembanding yg kami gunakan adalah dari Website POLRI #Rilis2:


12. Kemudian, sumber website Mahkamah Agung. ini data kasus lengkap. bisa ambil data. #Rilis2:


13. Kemudian, sumber website Info Korupsi, ini lengkap sekali #Rilis2:

14. Bisa mencari data dari provinsi sampai daerah di http://Infokorupsi.com  #Rilis2:


15. Kemudian, sumber dari website ICW #Rilis2


16. Kemudian, data nama2 kasus korupsi juga kami dapat di website KPK #Rilis2


17. Dari sumber kasus2 pidana di website kejaksaan sebagai pembanding data kami. #Rilis2


18. Berikut data kasus korupsi PDIP lampiran1 #Rilis2


19. Berikut data kasus korupsi PDIP lampiran2 #Rilis2


20. Berikut data kasus korupsi PDIP lampiran3 #Rilis2


21. Berikut data kasus korupsi Golkar lampiran1 #Rilis2


22. Berikut data kasus korupsi Golkar lampiran2 #Rilis2


23. Berikut data kasus korupsi Demokrat #Rilis2


24. Berikut data kasus korupsi PAN #Rilis2


25. Berikut data kasus korupsi PKB #Rilis2


26. Berikut data kasus korupsi PPP #Rilis2


27. Berikut data kasus korupsi Gerindra #Rilis2


28. Berikut data kasus korupsi Hanura #Rilis2


29. Berikut data kasus korupsi PBB #Rilis2


30. Berikut data kasus korupsi PKPI #Rilis2


31. Berikut data kasus korupsi PKS #Rilis2


32. Berikut data kasus korupsi Dalam grafik jumlah #Rilis2


33. Berikut data kasus korupsi Dalam persen #Rilis2


34. Berikut data kasus korupsi Dalam Persen #Rilis2


35. Berikut data kasus korupsi Dalam Index #Rilis2


36. Demikian data kasus korupsi parpol yang update didata tim kami. mohon masukan untuk data ini agar selalu update

37. Jika ada kesalahan nama atau data kasus, akan segera kami perbaiki, sehingga data ini update sebagai gerakan Lawan Korupsi !.

Sang Langit-Demikian data yang bisa menunjukkan siapakah pemenang korupsi di Indonesia?


Rabu, 19 Maret 2014

Sang Pengantin Langit, Hanzhalah



Hanzhalah, Seorang sahabat Nabi yang dimandikan malaikat saat wafatnya, saat ia hendak bertemu dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Malam hari menyelimuti kota Madinah, bintang-bintang bertaburan membawa keheningan dan ketenangan bagi seluruh alam yang lelah oleh kesibukan siang dan letih oleh aktifitas di muka bumi. Nyanyian sore mengalun meniup lirih kelopak mata untuk memasuki alam mimpi yang indah. Malam membawa kita kepada sebuah perasaan khusus, seolah ala mini milik kita semata. Malam membebaskan ruh seorang mukmin supaya jernih sedikit demi sedikit, sehingga ia pun bisa menyatu dengan kekhusyuan yang mendalam merenungi penciptanya, bersuci dan bersujud di hadapan-Nya.
Sore itu sama seperti sore-sore biasanya, tetapi tidak bagi Hanzhalah radhiallahu ‘anhu. Hari ini adalah hari impiannya, ia mempunyai janji khusus pada sore itu, hari yang telah lama ia nantikan, hari dimana ia berjumpa dengan istri tercinta, Jamilah. Hari ini adalah hari ketika mereka berdua menjadi pengantin yang penuh bahagia.
Pertemuan Ataukah Perpisahan
Takdir Allah Ta’ala mengantarkan Hanzhalah kepada kebaikan, menikah dengan kekasihnya Jamilah dimana pagi harinya Perang Uhud menawarkan sesuatu antara benci dan cinta. Keengganan berpisah dari kekasihnya dan kerinduan akan pahala syuhada dan gugur di medan jihad meninggikan kalimat Allah. Hanzhalah pun bermalam bersama istrinya, ia tidak tahu pasti apakah ini pertemuan atau perpisahan bersama sang kekasih.
Betapa manisnya hari itu, betapa indahnya pernikahan hari itu. Aroma harum menghiasi detik demi detik, rahasia apa yang tersembunyi di balik hari itu bagi Hanzhalah radhiallahu ‘anhu dan istrinya yang dipenuhi kerinduan. Air mata bahagia pun menetes tak terasa. Ia memeluk sang kekasih seperti seorang tamu yang hendak pergi, seperti khayalan yang dilihatnya, sementara ia tidak memilikinya. Hanzhalah radhiallahu ‘anhuterlihat seperti langit, dekat tapi jauh.
Hanzhalah menyatukan cintanya yang kecil dengan cinta yang besar, agar bisa memberinya kebesaran dan kehormatan. Dia memeluknya, agar cinta dari langit yang kekal menyatu dengan cinta manusiawinya yang fana, maka masuklah kekekalan dan keadabian. Hanzhalah radhiallahu ‘anhu mengaktifkan perhitungan dan perbandingan emosional itu di hati dan pikirannya. Dia mengambil keputusannya dengan cepat seiring hembusan fajar. Manakala dia menyimak panggilan jihad, dia pun keluar dengan segera.
Dalam keadaan junub, tidak menunggu mandi, dia bangkit di tengah air mata sang kekasih dan kerinduan hati yang haus akan pandangan istri tercinta. Dia bangkit, sementara kerinduan masih berdenyut seiring detak jantungnya. Rindu kepada saat-saat bertemu yang kemudian berlalu begitu saja dan berubah menjadi angan-angan semata.
Hanzhalah berangkat. Dia telah menjadikan hawa nafsunya seperti tanah yang terinjak oleh kakinya. Cinta yang besar mengalahkan semuanya. Hanzhalah menang melawan dirinya, Hanzhalah menang atas Hanzhalah.
Cinta Adalah Air Mata… Cinta Adalah Emosi
Hanzhalah sang mujahid, sang pengantin satu malam telah bangkit menenteng senjata menyusul Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyusun barisan pasukan, menyusun barisan hati untuk dijual di jalan Allah. Hanzhalah turun ke pasar surga dan peperangan pun mulai berkecamuk.
Di awal perang, kemenangan pun sudah tampak dalam genggaman. Akan tetapi manakala para pemanah beranjak dari pos mereka, manakala penjual berubah menjadi pembeli maka timbangan peperangan pun berbalik. Orang-orang musyrik merangsek maju dengan barisannya yang kuat. Hanzhala masih terus membuktikan cintanya yang besar kepada Allah, dan dia benar-benar membuat kita malu. Dia maju ke arah Abu Sufyan bin Harb, mematahkan kaki kudanya dan membuat Abu Sufyan terpelanting jatuh ke tanah. Dalam situasi seperti itu, datanglah Syaddan bin Aswad untuk menolong Abu Sufyan dari Hanzhalah. Maka Syaddad pun berhasil membunuh sang pemiliki hati yang suci dengan sebilah tombak yang menghantam tubuh Hanzhalah.
Hanzhalah radhiallahu ‘anhu pergi meninggalkan kita, meninggalkan darah yang harum, meninggalkan pelajaran tentang pengorbanan seorang hamba kepada Allahu Subhanahu wa Ta’ala. Membangunkan jiwa kita yang tertidur dan melecut semangatnya. Mengajarkan bagaimana menunggang kuda-kuda syahadah dan membuang kuda-kuda khayalan.
Hujan Rindu dari Langit
Perang telah usai, para mujahidin berjejer menyaksikan saudara-saudara mereka yang telah membeli surga dengan jiwa-jiwa mereka. Mereka mencari sahabat-sahabat mereka yang telah gugur. Hati yang selalu menunggu janji langit sedang mencari hati yang mendahuluinya ke langit. Tangan mereka meraba-raba jasad Hanzhalah yang berlumur darah. Mereka heran dengan tetesan air yang menempel di dahinya, menetes dari ujung rambutnya mengingatkan pada air mata Jamilah yang bersedih.
Tetesan air yang masih menjadi misteri tak terpecahkan oleh para sahabat. Seandainya mereka tidak mendegar sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam “Aku melihat para malaikat memandikan Hanzhalah bin Abu Amir di antara langit dan bumi dengan embun di dalam bejana-bejana perak.”
Kabilah Aus, kabilah Hanzhalah, selalu membanggakannya. Mereka berkata, “Di antara kami terdapat seseorang yang dimandikan malaikat, dialah Hanzhalah bin Abu Amir. Di antara kami terdapat seseorang yang jasadnya dilindungi oleh lebah, dialah Ashim bin Tsabit. Di antara kami terdapat orang yang kesaksiannya disamakan dengan kesaksian dua orang, dialah Khuzaimah bin Tsabit. Dan di antara kami terdapat orang dimana arasy Allah Maha Rahman bergoncang karena kematiannya, yaitu Saad bin Muadz.”
Kenangan Sang Kekasih
Jamilah terus mereguk kenangan akan pertemuan singkat yang terpatri dalam jiwanya. Senandung kasih abadi merek berdua tidak mungkin dilupakan wanginya, masih tercium di tempat tidurnya. Wajahnya terpampang di atap kamarnya. Setelah kedua matanya tenteram dengan cahaya kematian syahid suaminya, dia masih membayangkan melihatnya di negeri langit.
Jamilah masih menceritakan kepada para tetangga bahwa dia melihat Hanzhalah sesaat sebelum malam pernikahannya. Bagaimana mimpi itu bisa menjadi kenyataan. Jamilah bermimpi melihat langit terbelah untuk Hanzhalah, maka dia masuk dan setelah itu langit pun menutup lagi.
Sepertinya mimpi ini menghakhawatirkan Jamilah. Dia melihat mimpi itu membawa awan kelam dan ketakutan. Hingga dia meminta kepada empat orang kaumnya untuk menjadi saksi bahwa Hanzhalah telah benar-benar menikah dengannya. Siapa sangka bahwa mimpi yang dia takutkan membawa keburukan dan karenanya dia berantisipasi dari fitnah dan tuduhan ternyata justru membawa kabar gembira dari langit dan memberikan kepadanya predikat istri seorang syuhada.

Sumber: Kisah Muslim - Ensiklopedi Kisah Generasi Salaf

Senin, 03 Maret 2014

PETUALANGAN si-JENGKOL & si-PETAI

JENGKOL & PETAI Manfaat Dibalik Aroma Menyengatnya




Jengkol dan Pete adalah dua jenis buah karunia Tuhan yang banyak memiliki kelebihan dan keutamaan, kelebihan dan kutamaan yang paling mudah kita rasakan adalah aromanya, Jengkol dan pete juga dianggap bersaudara (meskipun beda kasta hihihihihi....) karena baunya yang sama-sama menyengat dan sering dihindari orang. Banyak yang menganggap bahwa kedua jenis buah itu tidak layak dikonsumsi atau mungkin malu untuk mengkonsumsinya walupun sebetulnya sangat menyukainya. Aromanya memang jadi masalah utama bagi penikmatnya. Karena itulah kedua buah ini sering digolongkan sebagai makanan kelas rendah; selain karena murah, tak banyak kalangan borju yang mau memakannya. Tapi tahukah Bro & Sista bahwa jengkol dan pete memiliki berbagai manfaat yang sangat penting untuk tubuh kita?

JENGKOL

  • Jengkol terdiri dari berbagai vitamin, asam jengkolat, mineral, dan serat yang tinggi. Jengkol memiliki khasiat diuretic yang dapat membantu melancarkan pembuangan urine, dan hal ini sangat menguntungkan bagi penderita penyakit jantung koroner.  Seratnya dapat melancarkan buang air besar, dan secara tidak langsung dapat membantu melangsingkan perut yang buncit akibat sulit BAB. Karenanya juga jengkol digunakan sebagai bahan cuci perut yang ampuh selain apel.
  • Manfaat lainnya adalah mencegah penyakit diabetes/kencing manis dikarenakan kandungan asam dan mineralnya. Namun asam jengkolat yang terdapat di jengkol berupa kristal dan tidak mudah larut oleh air. Karena itu saran dalam mengkonsumsi jengkol adalah jangan berlebihan, karena ginjal bisa jadi tidak dapat menyaring asam tersebut dalam jumlah yang kelewat banyak hingga akhirnya mengalami sulit berhenti buang air kecil atau sering disebut anyang-anyangan.


PETE alias PETAI memiliki manfaat yang lebih banyak lagi dibandingkan jengkol. Dan menurut saya bau pete lebih menyengat jika dibandingkan saudaranya; jengkol. Yah, mungkin ini bayaran dari banyaknya untung yang didapat jika memakan pete, yaitu baunya juga lebih menyiksa.
Nah ini petai raksasa, wkwkwk
  • Pete mengandung 3 macam gula alami yaitu sukrosa, fruktosa, dan glukosa dan dikombinasikan dengan serat tinggi. Kandungan gula ini membuat pete jadi banyak diambil manfaatnya sebagai penambah tenaga. Tak heran jika banyak atlit yang menkonsumsi pete untuk menjaga tubuh mereka agar tetap fit. Penelitian juga menyebutkan bahwa dengan menkonsumsi 2 porsi pete per hari dapat menambah suplai tenaga hingga 90 menit.
  • Kandungan tryptophan dan vitamin B6 di dalam pete juga bisa membantu emosi seseorang untuk menjadi lebih tenang dan bisa mengurangi tingkat depresi. Bagi para penderita tekanan darah tinggi, buah ini juga termasuk makanan yang aman dikonsumsi. Ini karena banyaknya kalium yang terkandung di pete tetapi rendah garam. Begitu tingginya kandungan kalium di pete hingga membuat FDA Amerika member ijin kepada perkebunan pete untuk melakukan klaim resmi terhadap kemampuan pete dalam menekan resiko darah tinggi dan stroke.
  • Kaliumnya yang tinggi juga dapat meningkatkan konsentrasi otak dan secara tidak langsung membantu menumbuhkan kecerdasan anak di usia pertumbuhan. Pete juga bisa membantu orang yang ingin berhenti dari kecanduan rokok. Kandungan vitamin B6, B12, magnesium dan kaliumnya dapat menekan kebutuhan nikotin dan membuat orang tersebut justru merasa tak perlu lagi dengan nikotin. Olesan buah pete pada kulit juga bisa menghindari Anda dari gigitan nyamuk. Jadi tidak perlu membuang uang beberapa ratus perak untuk lotion nyamuk, karena olesan pete pun tak kalah ampuh dan lebih alami. Tapi sayangnya cara ini akan sedikit mengganggu karena dijamin kulit Anda jadi bau pete juga. Hm, yang satu ini kurang efisien, ya.
  • Antara lain mencegah kegemukan, mengobati anemia, mengobati sembelit, memulihkan seseorang dari mabuk, menyembuhkan luka lambung, mengatur suhu tubuh, bahkan untuk menghaluskan kulit juga—dan pete jadi banyak diekspor ke negara-negara China, Jepang, Korea sebagai bahan kosmetik.

Tidak hanya di Asia, jengkol dan petai sudah GO INTERNASIONAL dan penyebarannya benar-benar dirasa bermanfaat bagi dunai Internasional. Jika disini kita seringkali malu kalau ketahuan makan jengkol dan pete, di luar negeri orang-orang justru mencarinya dan tak keberatan untuk menjadikannya sebagai cemilan harian mereka, seperti di Jepang ada seorang Putri Kaisar yang bernama “Naco Dwee Qoma”. Konon Sang Putri mengkonsumsi Jengkol dan Petai termasuk buah turunan yang bernama “Kabau” (Buah Khas Jepang).
Jengkol dan Pete Meskipun baunya tak sedap, tapi demi manfaatnya yang begitu besar menjadikan kedua buah ini pantas dinomorsatukan. Asal tidak ada orang lain yang kebauan—cukup diri sendiri saja, hehe—maka tidak masalah lagi jika kita menkonsumsi jengkol dan pete, ya kan? Hehehehe

Kiat menghilangkan aroma pesing jengkol dan pete:

Setelah mengkonsumsi kedua buah tersebut agar aroma menyengatnya hilang maka kita harus mengkonsumsi buah berduri (DURIAN), tidak perlu banyak cukup makan satu buah saja ya......
Salam Jengkol-Pete.............. MERDEKA

Rabu, 26 Februari 2014

Misteri SIlaberanti

Diujung jalan Silaberanti terdapat sebuah makam tua yang usianya diperkirakan mencapai 200an tahun. Makam ini dipanggil masyarakat dengan sebutan makam buyut Silaberanti. Tak banyak catatan sejarah terkait makam tersebut. Hanya saja, buyut tersebut diyakini bernama Siti Zaleha. Banyak warga dari luar kota datang berziarah. Anehnya, kebanyakan mereka adalah warga Tionghoa.

Perjalanan menempuh makam buyut Silaberanti terasa cukup sulit. masuk dari Gang Slamet diujung jalan Silaberanti, Kelurahan Silaberanti, air setinggi mata kaki sudah menghadang. Rupanya, makam tersebut berada di pinggir sungai Aur. Air dari anak sungai Musi inilah yang seringkali meluap hingga ke jalan. Ketika air pasang, yang terlihat, makam ibaratnya seperti berada diatas air. Selain berada di bibir sungai, makam tersebut juga dikelilingi rawa yang terendam air.

Dibagian teras depan makam terlihat kotor oleh lumpur sungai. Namun di bagian dalam tampak bersih terawat. Selain terawat, lantainya di keramik. Nah, sang penjaga makam, bernama Hasan akrab dipanggil Mang Hasan. Kondisinya sangat memprihatinkan. Pria asal Jawa ini sejak kecil tidak bisa melihat, dan pendengarannya pun sedikit terganggu. Bicara dengannya harus dengan suara extra keras.

Tak banyak didapat dari mulut Mang Hasan seputar sejarah buyut Silaberanti. Apalagi, dirinya termasuk baru menjadi kuncen. Sejak tahun 2006. Bukannya karena mendapat wangsit, atau diturunkan dari orang tuanya seperti penjaga makam pada umumnya, Mang Hasan mengaku menjadi kuncen karena terpanggil untuk merawat. Karena setelah penjaga makam sebelumnya meninggal, tidak ada orang yang merawat makam tersebut. Tak seperti kuncen lain yang sekedar menjadi penjaga, Mang Hasan tampaknya sekalian tinggal dalam makam. Aktivitas makan, minum dan tidurnya tampaknya berada dalam makam tersebut.

Meninggal tahun 1811. Itulah yang diketahui Mang Hasan. Ketika kecil, ia pernah melihat langsung tulisan pada batu nisan yang menerangkan tahun meninggalnya sang buyut. Lain dari keterangan tersebut yang disampaikan Mang Hasan hanya didapat dari keterangan dari mulut ke mulut (cerita tutur).
Seperti nama, Siapa Siti Zaleha hingga kini menjadi misteri. Dari namanya diyakini ia sebagai muslim. Bahkan seorang muslim yang taat beragama, suka menolong sesama, membuatnya hingga kini dihormati.

Itu terlihat dari orang-orang yang datang berziarah ke makam. Layaknya kebanyakan makam keramat, tentu saja orang datang meminta kepada sang pencipta. Hanya saja melalui makam tersebut, diyakini cepat terkabul. (cerita mang Ruslan).

Anehnya, warga Palembang sendiri tak banyak berziarah. Keterangan Mang Hasan, ditambah Ruslan yang sejak tahun 1960an tinggal di dekat makam, orang luar malah banyak menziarahi makam buyut Silaberanti. Mereka berdatangan dari Baturaja, Muara Enim, Sungai Lilin, Jambi hingga pulau Jawa. Dari keterangan Ruslan yang banyak berbincang dengan peziarah mereka umumnya seperti mendapat pesan atau panggilan. Entah melalui mimpi atau bisikan, mereka diminta datang berkunjung. Untuk berobat dan ragam keperluan lain. Itu terjadi sejak dirinya masih kecil hingga berkepala lima saat ini dan anehnya, sebelum mengunjungi makam Siti Zaleha, mereka terlebih dulu mendatangi makam perempuan bernama Siti Fatimah di Pulau kemarau. Dari rangkaian inilah, warga sekitar menyakini jika Siti Zaleha merupakan saudara Siti Fatimah.

Pun begitu, cerita seputar misteri makam buyut Silaberanti sudah mengakar pada warga sekitar. Dari cerita warga, sejak dulu aroma mistis selalu menyertai. Cerita Ruslan, ketika kecil terdapat sebuah lubang pada makam tersebut. Orang berziarah yang memasukan tangannya ke lubang tersebut, akan mendapatkan hal yang berbeda. “Ada yang dapat bunga pertanda baik. Kalau jelek, mereka masukin tangan dapat buntang tikus atau ular pertanda buruk. Ada juga tongkat dalam makam tersebut. Tongkat itu kalau diukur oleh peziarah panjangnya berubah. Kadang memanjang, bisa juga memendek. Sekarang, lubang serta tongkat itu sudah hilang,” ujar Ruslan.

Nama jalan Silaberanti sendiri diyakini berasal dari sang buyut. Yang ketika meninggal tengah duduk bersila. “Sila artinya bersila. Beranti itu tengah berhenti. Dari orang-orang tua, buyut ini merupakan putri yang merantau dan tiba di Palembang tempatnya dimakamkan sekarang bersama panglima dan pengawalnya. Dia meninggal waktu bersila ditambah beranti biar warga luar itu mampir, sehingga jadi silaberanti,”  - Wallahu a’lam ......

Jaka Baring dan ASal Usulnya

ASAL MULA NAMA JAKABARING DAN TUGU PARAMESWARA



Jakabaring adalah sebuah singkatan dari warga pendatang yang membentuk satu komunitas di kawasan Seberang Ulu antara 8 Ulu Bungaran dan Silaberanti.

Nama Jakabaring sendiri tidak bisa dilepaskan dari sosok Sersan Mayor Inf Tjik Umar, anggota TNI yang pernah bertugas di Kodam II Sriwijaya. Tjik Umar lah turut andil dalam penentuan nama Jakabaring. Dia adalah warga Lampung yang membangun rumah di dalam hutan belukar berawa-rawa dibelakang Markas Poltabes Palembang (sekarang). Saat ini Tjik Umar (74) sudah pensiun dan tinggal bersama isteri keduanya di Jalan Ki Merogan Lorong Mawar Kertapati Palembang.

Tjik Umar mengisahkan, pemberian nama Jakabaring adalah hasil pemikiran dirinya sendiri. Ketika itu, Tahun 1972 pemerintah menggusur pemukiman warga di kawasan 7 dan 8 Ulu, karena terkena proyek pengembangan kawasan Jembatan Ampera. Tjik Umar pada tahun itu masuk Jakabaring, Saat itu kawasan Jakabaring masih hutan belukar dan berawa. Ia langsung membangun rumah dengan menimbun rawa. Sampai sekarang rumah itu masih lengkap.

Setelah isterinya meninggal, Tjik Umar menikah lagi dan membiarkan rumahnya didiami mertua, anak serta cucu-cucunya. Sedangkan dia pindah ke Kertapati bersama isteri keduanya. Pada 1972 juga, dirinya diangkat sebagai Ketua RT 14, Kelurahan 8 Ulu. Sebagai Ketua RT, dia menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, bahkan hingga jumlah warganya mencapai 460 KK. Tjik Umar cukup disegani dan dihormati di kawasan Jakabaring.

Tjik Umar melakukan penelitian dan mendapati asal warga di sana ada yang dari Jawa, Batak (Sumut), Kaba (Lekipali), Komering Ilir, Komering Ulu dan Lampung. Kebetulan, warga di sana ada namanya Suparto asal Jawa disingkatnya menjadi JA. Ada pula Drs Zulkipli, asal Kaba (Lekipali) disingkat KA. Ada warga namanya A Kadir Siregar asal Batak Sumut disingkat BA, dan Ali Karto (Purn TNI AD) asal Komering Ilir serta Kamaluddin (Purn TNI) asal Komering Ulu, disingkat RING. Maka diperoleh singkatan JA, KA, BA, Ring lalu digabung menjadi JAKABARING. Hari jadi tebentuknya kawasan Jakabaring ditetapkan tanggal 26 April 1972. Harapan Tjik Umar bahwa daerah ini akan berkembang sekarang menjadi kenyataan.

TUGU PARAMESWARA
Gagasan membangun tugu Parameswara guna menunjukkan Palembang sebagai simbol pemersatu rumpun Melayu di Nusantara. "Semua wong Melayu yang ada di Nusantara, khususnya di Malaysia, Singapura, Thailand Selatan, dan Brunei berasal dari Palembang. Mereka semua keturunan dari Parameswara dan pengikutnya, seorang panglima dari Palembang.
Jadilah tugu di Jakabaring tersebut dengan nama Parameswara, raja Melayu Pertama yang turun dari bukit Siguntang, Palembang.

Jumat, 14 Februari 2014

Fenomena Perempuan dan Kobokan

METAMORFOSA PEREMPUAN
(Dalam Kegilaan Materi)

 
Mahluk manis itu bernama “Perempuan”
Perempuan itu bernama;
Princes,
Jelita,
Bunga,
Dewi,
Gundik,
Cabe-cabean dan banyak lagi tak terperi

Perempuan terjebak pusaran zaman
Terperosok oleh ambisi,
Diberangus oleh emansipasi, sampai .......
Kemudian hanya menjadi koleksi

Zaman telah melahirkan banyak kolektor bunga
Sang Bunga disirami dengan larutan Toyota, dipupuk dengan Honda, disiangi dengan Rupiah dan Dolar.
Sang Princes,
Sang Jelita,
Sang Bunga,
Sang Dewi,
Sepakat menjadi Gundik.

Gundik tak lebih dari kobokan,
Tempat sang kolektor mencuci tangan, 
Gundik, tak lebih dari kakus,
Tempat sang kolektor buang hajat

Na’u dzubillah.....

Featured Post

PRASASTI ITU ADALAH BUAH CINTA

PRASASTI ITU ADALAH BUAH CINTA Jangan ganggu aku, Aku sedang nikmati rasa sakitku. Aku sedang gauli perihku. Aku sedang cumbui lukaku. Bi...